[Studi Kasus] Cara Menjadi Star Seller di Shopee

Hampir semua pedagang online yang berjualan di Marketplace Shopee tentu memiliki impian untuk menjadi Star Seller. Dan melalui artikel ini, saya akan mencoba berbagi pengetahuan saya tentang bagaimana menjadi Star Seller di Shopee.

Cara Menjadi Star Seller di Shopee
  1. Keuntungan
  2. Persyaratan
  3. Tantangan
  4. Strategi
  5. Kesimpulan

Keuntungan

Jauh sebelum kita berbicara mengenai cara menjadi star seller di Shopee, tidak afdol rasanya jika kita tidak membahas mengenai apa saja keuntungan yang akan kita dapatkan ketika berhasil menjadi star seller.

  1. Kita akan mendapatkan program gratis ongkir spesial dengan minimal pembelian lebih rendah dibandingkan penjual biasa.
  2. Produk yang kita jual akan masuk ke filter pencarian “Star Seller”.
  3. Tag “Star Seller” yang akan meningkatkankan kepercayaan calon pembeli.
  4. Akses ke fitur dan program baru Shopee.
  5. Biaya layanan program Gratis Ongkir minimal belanja Rp 0 lebih rendah (2%).
  6. Bonus kredit ketika top up Kredit Iklanku.

Persyaratan

Hal terpenting selanjutnya agar Anda bisa segera menjadi star seller adalah tahu apa saja syarat menjadi star seller.

  1. Telah memiliki KTP yang terdaftar dan disetujui oleh Shopee.
  2. Toko memiliki persentase chat dibalas >= 80%
  3. Toko memiliki penilaian >= 4.5
  4. Toko memiliki persentase produk Pre-order <=20% atau >20% maks. dalam 5 hari
  5. Toko memiliki min. jumlah transaksi berhasil sebanyak 100 pesanan pada bulan sebelumnya
  6. Toko melayani >= 25 Pembeli berbeda pada bulan sebelumnya
  7. Toko tidak memiliki poin penalti
  8. Toko tidak memiliki riwayat pesanan yang tidak wajar, kejanggalan pada aktivitas akun, atau penyalahgunaan program dari Shopee untuk kepentingan pribadi

Tantangan

Udah paham kan apa aja keuntungan dan persyaratan menjadi star seller di Shopee? Kini waktunya kita bahas secara mendalam lagi.

Tantangan terbesar untuk bisa menjadi star seller adalah minimal memiliki 100 pesanan dari minimal 25 pembeli. Jadi misalnya kita punya 100 pesanan tapi cuma dari 1 pembeli, maka gugurlah kriteria untuk bisa menjadi star seller.

Tantangan mendapatkan 100 pesanan dari 25 pembeli berbeda ini akan SEMAKIN BERAT bagi Anda yang benar-benar baru memulai dari 0 alias baru bikin toko baru.

Kenapa demikian?

Poinnya sangat sederhana, hal pertama yang dilihat oleh calon pembeli sebelum memutuskan untuk membeli di Shopee adalah ULASAN. Pembeli di Shopee mayoritas adalah smart buyer, keputusan mereka membeli selalu penuh dengan pertimbangan.

Jadi jangan heran jika produk Anda yang belum memiliki ulasan tidak laku (atau laku namun tidak sesuai target) meskipun Anda sudah beriklan jutaan rupiah setiap harinya.

Jadi sebelum kita berbicara mengenai cara mendapatkan 100 pesanan, fokuskan diri Anda untuk mendapatkan pesanan pertama dan ulasan pertama. Karena pesanan dan ulasan pertama tersebut akan membantu Anda untuk mendapatkan pesanan berikutnya.

Lantas? Bagaimana cara mendapatkan pesanan pertama di Shopee yang sudah penuh sesak persaingan? Mari lanjutkan membaca!

Strategi

Saya menggunakan beberapa pola untuk bisa mendapatkan pesanan pertama.

1. Gunakan fitur “naikkan produk”

Fitur ini gratis. Kita bisa menggunakan fitur ini untuk maksimal 5 produk setiap 4 jam sekali. Namun kembali ke konsep awal, meskipun produk kita berada di halaman pertama Shopee sesuai kata kunci atau keyword, tidak menjamin produk Anda laku.

Anda harus tetap fokus dan bersabar, siapa tahu ada pembeli “khilaf” yang mau membeli sebuah produk tanpa ulasan.

Apakah ada? Tentu ada.

2. Beriklan di Shopee

Konsepnya sama dengan poin pertama, namun disini Anda dituntut memiliki modal dan nyali untuk bakar duit.

Ketika Anda beriklan di Shopee untuk sebuah produk tanpa penjualan dan tanpa ulasan, Anda harus berfikir bahwa itu sebuah investasi.

Investasi apa?

Investasi untuk mencari pembeli “khilaf” yang mau membeli sebuah produk tanpa ulasan.

Beriklan di Shopee untuk produk tanpa ulasan berdasarkan pengalaman saya, 99% pasti boncos. Target awal beriklan di Shopee bukan profit, tapi nyari pembeli “khilaf” seperti yang saya sebutkan diatas.

3. Buat Produk Semenarik Mungkin

Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan penjualan pertama adalah membuat produk semenarik mungkin. Mulai dari foto, judul, deskripsi, dsb. Tampilan produk yang menarik bisa mengalihkan fokus calon pembeli untuk melihat sebuah ulasan.

4. External Traffic

Ini cara yang menurut saya sangat efektif untuk mendapatkan penjualan.

External traffic itu apa sih? Intinya trafik / kunjungan dari luar website atau aplikasi Shopee.

Saya sendiri punya 3 sumber:

  • Facebook Ads
  • Google Ads
  • SEO

Kita bisa memanfaat 3 kanal pemasaran diatas untuk menjaring calon pengunjung. Langkah selanjutnya kita arahkan pembeli ke Shopee.

Kenapa ini cara terbaik? Karena ketika kita sudah berhasil ‘menghipnotis’ pembeli menggunakan landing page dan copywriting, calon pembeli sudah tidak akan ragu lagi membeli produk kita melalui Shopee meskipun ulasan produk 0.

Kesimpulan

Berjualan Shopee mulai dari 0 hingga menjadi star seller dibutuhkan strategi dan ketekunan yang sangat sangat extra, terutama di tahap awal saat kita mencari penjualan pertama. Butuh kerja keras, berfikir kreatif dan keberanian berinvestasi untuk beriklan dan sebagainya.

Namun sudah barang tentu semua kerja keras dan biaya investasi Anda akan terbayar lunas bahkan lebih jika reputasi toko Anda di Shopee sudah mulai terbangun.

Sekian dari saya, mari diskusi melalui kolom komentar jika ada yang perlu di diskusikan.

Total
24
Shares
7 komentar
  1. Keren banget ulasannya.
    Poin terakhir yg masih bikin saya bingung. Fb ads to shopee. Pernah sekali dua kali nyoba arahin ke shopee malah nggak jadi beli.
    Mungkin karena review masih nol. Dan mereka liat related produk yg udah laku banyak. Jadi pindah.
    Hehehe…
    Btw salam kenal mas. Temen fb kitaa

    1. Salam kenal jg mas,

      Tulisan ini sebenernya hanya bersifat “Clue”, dan gak semua cara bisa dipraktekkin untuk semua produk.

      Saya pribadi menjual produk “brand” sendiri, jadi saya meyakinkan pembeli untuk tidak tergoda dengan brand / produk lain. Dengan begitu, pembeli hanya hanya punya 1 pilihan, beli di toko saya kalau mau dapet brand tersebut.

  2. assalamualaikum mas airul,,, semoga sehat selalu untuk keluarga

    mas mau nanya untuk produk handmade seperti kain tenun iklan apa harus spesifik? karena sudah coba iklan luas selalu boncos namun spesifik juga kurang begitu memuaskan hasilnya

    1. Wa’alaikum salam.

      Jika produknya memang spesifik di “kain”, sebaiknya hanya fokus disitu. Karena pencarian luas bisa melebar sampai kemana-kemana.

      Misalnya nongol di “hijab tenun”, ini hanya permisalan ya.

      Kalau kondisinya seperti ini, iklan kita akan boncos karena orang nyarinya hijab jadi, bukan kain tenun yg masih berupa bahan.

  3. makasih mas..
    kondisi iklan ini juga sudah saya terapkan beberapa bulan ini…namun terbilang boncos karena saya udah coba 4 akun toko dengan produk kain..sudab di bedakan/edit biar beda dikit antara 1 toko dengan toko lainnya..dan saya iklankan semua juga masih belom bisa memuaskan… tp masih berusaha otak atik lagi…sekali lagi makasih mas atas jawabannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *